Benarkah Valentino Rossi Gagal Juara Dunia MotoGP Karena Cedera? Ini Jawaban Rossi

foto valentino rossi - motogp yamaha
foto valentino rossi - motogp yamaha

Pebalap MotoGP kawakan yang saat ini membela tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, kembali harus mengubur mimpinya untuk yang keempat kalinya untuk dapat meraih gelar juara dunia MotoGP.

Performa Valentino Rossi yang diharapkan dapat bersaing dengan pebalap-pebalap lain malah jauh dari ekspektasi.

Ekspektasi jika performa Rossi di tahun ini dapat bersaing dengan pebalap lain seharusnya memang tidak berlebihan, karena selama tiga musim sebelumnya pebalap yang dijuluki sebagai The Doctor tersebut selalu menjadi runner-up secara beruntun.

Ada beberapa penyebab yang dituding sebagai kurang maksimalnya penampilan pebalap berusia 38 tahun tersebut di musim MotoGP 2017 ini. Mulai dari performa motor yang menurun dibanding musim-musim sebelumnya hingga cedera yang mendera Rossi.

Ya, di musim ini, Rossi mengalami cedera yang cukup parah. Konyolnya, cedera ini didapatkan bukan di sesi balap MotoGP, melainkan saat berlatih Motocross.

Akbat dari cedera inipun cukup fatal, Valentino Rossi harus absesn di MotoGP San Marino yang membuat poinnya harus tertinggal semakin jauh oleh Marquez dan Dovizioso.

Selepas itu, demi untuk mendapatkan poin, Rossi-pun memaksakan diri untuk mengikuti balapan di seri-seri setelahnya. Meskipun hasilnya bisa dikatakan cukup bagus untuk pebalap yang sedang cedera, namun penampilannya masih kalah dibandingkan dengan para pesaingnya.

Lalu benarkah cedera tersebut yang menjadi alasan Valentino Rossi menjadi juara dunia di musim MotoGP 2017 ini?

Seperti yang dilansir oleh Liputan6.com (1/11/2017), jawaban tegas Rossi adalah tidak.

“Bagi saya, tanpa cedera patah kaki, segalanya tidak akan lebih baik. Saya punya banyak masalah. Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tak cukup kuat untuk memperjuangkan gelar. Sebenarnya, meski tanpa patah kaki, saya tak akan bisa memperjuangkan gelar. Saya tak pernah bisa membuat dua balapan bagus berturut-turut. Menurut saya motornya tidak jelek, tapi tidak selaras dengan ban. Kami juga ada di belakang dalam beberapa ha” kata pebalap dengan nomor 46 ini.

Kini yang bisa dilakukan Valentino Rossi hanyalah mempertahankan posisi keempat di klasemen MotoGP, karena posisi Rossi ini telah diincar oleh Dani Pedrosa yang hanya tertinggal 12 poin saja dari Rossi.

Meskipun telah berusia 38 tahun dan sudah dianggap tua untuk membalap, namun Valentino Rossi belum memberikan keputusan untuk pensiun, jadi impiannya untuk mengejar juara dunia di musim kompetisi MotoGP mendatang masih akan terus diperjuangkannya.