6 Klub Besar Alexis Sanchez Sepanjang Karir Sepak Bolanya

Alexis Sanchez adalah nama pesepakbola dunia yang namanya sudah dikenal hingga ke kolong jagad.

Skill mengolah bolanya yang di atas rata-rata membuat Alexis Sanchez selalu diminati oleh klub-klub besar di penjuru dunia.

Dalam catatan Liga.ID setidaknya ada 6 klub yang sudah pernah merasakan jasa dari Alexis Sanchez, satu klub ada di negara asal Alexis Sanchez dan lima klub lainnya ada di benua Eropa.

Klub Alexis Sanchez

1. CD Cobreloa

Karir sepak bola profesional Alexis Sanchez dimulai dari klub CD Cobreloa yang ada di negara Chili.

Perjalanan awal Alexis Sanchez di CD Cobreloa dimulai saat Sanchez masih berusia 15 tahun. Pemain berkebangsaan Chili ini memperkuat tim muda CD Cobreloa.

Alexis Sanchez muda hanya membutuhkan waktu dua tahun untuk dapat menembus tim utama CD Cobreloa. Namun Alexis Sanchez hanya bertahan di tim utama CD Cobreloa selama satu tahun saja karena di tahun berikutnya, Alexis Sanchez pergi meninggalkan club pertamanya ini untuk bergabung dengan klub Italia, Udinese.

2. Udinese

Pada tahun 2006, Alexis Sanchez melanjutkan karirnya di salah satu klub Liga Italia Serie A, Udinese.

Namun karena usianya yang masih muda, Udinese meminjamkan pemain mudanya tersebut ke klub Argentina, Colo-Colo dan River Plate.

Alexis Sanchez meninggalkan Udinese selama dua tahun, dan selama masa menimba ilmunya di Argentina tersebut, permainan Alexis Sanchez meningkat tajam yang pada akhirnya menarik minat Udinese untuk memulangkan pemain mudanya tersebut. Alexis Sanchez pun kemudian mampu bermain di tim inti.

Penampilan Alexis Sanchez di Udinese yang apik membuat beberapa klub besar Eropa melirik pemain yang memperkuat Udinese sebanyak 90 pertandingan dan mencetak 20 gol ini.

Dan di tahun 2011, Alexis Sanchez meninggalkan Udinese untuk bergabung dengan klub Catalan, Barcelona.

3. Barcelona

Di bulan Juli 2011 silam, Alexis Sanchez resmi berseragam Barcelona. Pemain yang sebelumnya memperkuat Udinese ini dibeli oleh Barcelona seharga 54 juta dollar dan menjadi pemain Chili pertama yang bergabung dengan Barcelona.

Di Barcelona, Alexis Sanchez mengenakan nomor punggung 9 yang merupakan warisan dari Zlatan Ibrahimovic.

Penampilan Alexis Sanchez di Barcelona terbilang sangat luar biasa. Sanchez menjadi duet maut di barisan penyerang Barcelona bersama penyerang asal Argentina, Lionel Messi.

Meskipun hanya bermain selama tiga musim bersama Barcelona, namun Alexis Sanchez mampu mencatatkan catatan emas, yakni mencetak 47 gol dan 36 assist dari 141pertandingan.

Alexis Sanchez juga turut menyumbangkan 1 gelar La Liga, 1 Copa Del Rey, 1 Supercopa Spanyol, UEFA Super Cup 2011 dan FIFA Club World Cup 2011 bagi Barcelona.

4. Arsenal

Setelah mencatatkan torehan manis di Barcelona, Alexis Sanchez melalang buana ke Liga Inggris dengan diawali memperkuat Arsenal.

Arsenal membeli Alexis Sanchez dengan harga cukup mahal saat itu, yakni sebesar 35 juta poundsterling yang menjadikan Alexis Sanchez menjadi pemain termahal di Arsenal.

Penampilan apik Alexis Sanchez ternyata berlanjut di Arsenal, di tahun pertamanya, pemain nasional Chili ini mampu mencetak 25 gol dan berhasil memberikan persembahan gelar juara FA Cup bagi Arsenal.

Selama memperkuat Arsenal, Alexis Sanchez tampil cukup tajam, baik dengan torehan gol-gol nya ke gawang musuh maupun umpan-umpan matangnya ke rekan-rekannya.

Di Arsenal, Alexis Sanhez menjadi pemain tak tergantikan bersama Mesut Ozil dan sukses mencetak 80 gol dan 46 assists dalam 166 pertandingan.

5. Manchester United

Alexis Sanchez Manchester United
Alexis Sanchez Manchester United

Namun tiba-tiba saja kebersamaan Arsenal dan Alexis Sanchez harus berakhir setelah Arsenal memutuskan untuk melego Alexis Sanchez ke Manchester United.

Manchester United yang saat itu tengah terluka dan butuh sentuhan pemain baru seperti Alexis Sanchez agar dapat bersaing lagi di Premier League dan kompetisi Liga Eropa memiliki harapan tinggi kepada Alexis Sanchez.

Namun sayang penampilan Alexis Sanchez bersama Manchester United tak kunjung mencapai puncaknya seperti saat pemain tersebut memperkuat Barcelona maupun Arsenal.

Alih-alih mengeluarkan penampilan terbaiknya, Alexis Sanchez justru lebih sering duduk dibangku cadangan karena selain performanya yang kurang memuaskan juga karena mengalami cedera.

Manchester United yang sudah kehilangan kesabaran akhirnya meminjamkan Alexis Sanchez ke Inter Milan.

6. Inter Milan

Alexis Sanchez bergabung ke Inter Milan dengan status pinjaman, namun tim berjuluk Nerrazurri tersebut diberikan opsi untuk dapat membeli Alexis Sanchez secara permanen.

Namun Alexis Sanchez hanya dapat bermain beberapa pertandingan saja bersama Inter Milan. Cedera menjadi alasan utama pemain yang dipinjam dari Manchester United tersebut tidak dapat bermain dan berbuat banyak di Inter Milan.

Menjelang masa berakhirnya pinjaman Alexis Sanchez di Inter Milan, Inter Milan memutuskan untuk membeli Alexis Sanchez dari Manchester United.

Alexis Sanchez telah menandatangani kontrak permanen bersama Inter Milan setelah mengarungi satu musim dengan status pemain pinjaman dari Man United. Kepastian tersebut diketahui berdasarkan rilis Inter Milan yang diunggah pada laman resmi klub, Kamis (6/8/2020) sore WIB.

Inter Milan tidak membayar satu sen pun untuk mendatangkan Alexis Sanchez, karena pemain berkebangsaan Chili tersebut telah berstatus sebagai pemain dengan bebas transfer.

Alexis Sanchez menandatangani kontrak permanen bersama Inter Milan hingga Juni 2023.

Tinggalkan komentar