Begini Sejarah Panjang Kompetisi Liga di Indonesia

Sejarah Panjang Kompetisi Liga di Indonesia, dan Persija Jakarta tercatat sebagai juara pertama kompetisi pertama yang digelar oleh PSSI

Kompetisi Liga di Indonesia
Kompetisi Liga di Indonesia

Hingar bingar Liga 1 yang dilihat, didengar dan dirasakan saat ini tidak datang begitu saja di dunia sepak bola Indonesia, melainkan melalui serangkaian perjalanan panjang, termasuk polemik ganti nama kompetisi.

Cikal bakal adanya kompetisi Liga 1 yang ada saat ini berawal pada 88 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 19 April 1930.

Tujuh klub yang ada di Indonesia, yaitu PSIM, PPSM, Voetbal Indonesia Jacarta (VIJ), Soerabajasche Indonesia Voetbal Bond (SIVB), Vorstenlanden Voetbal Bond (VVB), Bandoengsche Voetbal Bond (BVB), dan Madioensche Voetbal Bond (MVB) sepakat mendirikan PSSI (Persatuan Sepakraga Seluruh Indonesia) sebagai wadah bagi persatuan klub sepak bola pribumi saat itu.

Selain PSSI, pada saat itu juga ada organisasi persatuan sepak bola yang lain yang dikelola oleh pemerintah Hindia Belanda, yaitu NIVB yang kemudian berganti nama menjadi NIVU (Netherland Indie Voetbal Unie).

Seperti yang dilansir oleh PSSI.org (19/4/2018), setelah PSSI berdiri, PSSI pun secara berkesinambungan menggulirkan kompetisi yang diikuti oleh anggota-anggotanya. Format kompetisi yang digulirkan oleh PSSI pada sat itu menggunakan sistem turnamen.

Persija Jakarta juara kompetisi pertama

Klub pertama yang berhasil menjadi juara kompetisi sepak bola tanah air yang digulirkan oleh PSSI adalah VIJ (Voetbalbond Indonesische Jacatra).
Seperti yang dilansir oleh Juara.net (24/11/2015), VIJ merupakan nama awal dari klub ibukota yang sekarang dikenal dengan nama Persija Jakarta.

Ketika perang kemerdekaan terjadi di Indonesia, kompetisi sepakbola Indonesia sempat terhenti, dan mulai lagi di tahun 1950 ketika keadaan Indonesia lebih kondusif.
Di tahun 1950 tersebut, giliran klub asal Bandung, Persib Bandung yang menjadi juara kompetisi.

Kompetisi Perserikatan dan Galatama

Di tahun 1979-1994, Indonesia memiliki dua kompetisi yang berbeda kasta, yaitu Kompetisi Perserikatan yang berisi ratusan klub di Indonesia yang dikelola oleh Pemerintah Daerah dan dibagi menjadi beberapa tingkatan dan kompetisi Galatama yang merupakan kompetisi semi profesional pertama yang ada di Indonesia.
Bahkan seperti yang dilansir oleh Rappler.com (17/11/2016), Kompetisi Galatama yang ada di Indonesia ini merupakan kompetisi sepak bola semi profesional dan profesional pertama yang ada di Asia selain Liga Hong Kong.

Liga Indonesia

Di tahun 1994, PSSI akhirnya melebur dua kompetisi (Perserikatan dan Galatama) menjadi satu, dengan tujuan agar kualitas sepak bola nasional dapat meningkat.

Uniknya, nama kompetisi Liga Indonesia ini juga sering berganti nama, tergantung sponsor utama yang membiayai kompetisi terbesar di Indonesia ini.

Tercatat ada beberapa nama Liga Indonesia yang sesuai dengan sponsornya, antara lain yaitu:
– Liga Dunhill
– Liga Bank Mandiri
– Liga Djarum.

Di tahun 2007, era Liga Indonesia berakhir dan berganti menjadi era baru yang lebih modern.

Indonesia Super League (ISL)

ISL membawa perubahan bagi kompetisi Sepak bola Indonesia. Di era ini, PSSI memberlakukan peraturan kompetisi penuh. Klub yang menjadi juara adalah klub yang berhasil mengumpulkan poin tertinggi.

Di era ini, klub Mutiara Hitam (julukan Persipura Jayapura) berhasil menjadi klub sebagai juara terbanyak, diikuti oelh Arema, Sriwijaya FC, dan Persib Bandung.

Era kompetisi ISL akhirnya harur terhenti di tahun 2015 karena adanya kisruh antara PSSI dengan Pemerintah yang kemudian diikuti dengan sanksi FIFA.

Indonesia Soccer Championship

ISC digulirkan oleh klub-klub anggota ISL sebagai kompetisi darurat selama masa sanksi pembekuan berlangsung.

Meskipun pada saat itu dunia sepak bola diberikan sanksi oleh FIFA, namun hiruk pikuk kompetisi sepak bola masih bisa dirasakan dengan sangat jelas oleh insan sepak bola Indonesia.

Liga 1

Pada tahun 2017, seiring dengan selesainya kasus kisruh antara PSSI dengan Pemerintah dan telah dicabutnya sanksi FIFA bagi dunia sepak bola Indonesia, PSSI menggelar kompetisi Liga 1 yang bergulir samapai dengan saat ini.

Liga 1 diikuti oleh 18 klub sepak bola, dan setiap klub diwajibkan untuk memasukkan beberapa pemain U-19 di dalam klub mereka.

Aturan inipun membawa dampak yang cukup positif, tercatat beberapa nama U-19 yang akhirnya bisa berkembang di klub dan membawa dampak positif bagi Timnas U-19 dan Timnas U-23 Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here