Pertandingan semifinal Piala Presiden yang mempertemukan dua klub besar Indonesia, Sriwjaya FC vs Arema Cronus berlangsung sangat seru dan pada akhir pertandingan dapat dimenangkan oleh laskar Sriwijaya FC dengan skor 2-1 (Agregat 3-2).

Pertandingan semifinal Piala Presiden yang seharusnya dilangsungkan di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang terpaksa dialihkan ke Stadion Manahan Solo. Tentu saja berpindahnya lokasi pertandingan ke Solo ini menjadikan keuntungan tersendiri bagi Arema Cronus.

Minggu malam (11/10/2015) Stadion Manahan seakan menjadi markas kedua Arema Cronus, Aremania memenuhi Stadion yang berlokasi di pusat kota Solo ini.

Arema Cronus yang dalam kondisi tertekan karena hasil imbang 1-1 di Semifinal pertama di Stadion Kanjuruhan Malang langsung tampil menyerang, bahkan di pertengahan pertandingan babak pertama El Loco Christian Gonzales dapat menceploskan bola ke gawang Sriwijaya FC. Namun sayang, tandukan penyerang gaek Arema Cronus tersebut dianulir oleh wasit, karena sebelumnya Christian Gonzales telah terlebih dahulu dalam posisi off side.

Memasuki paruh babak pertama, Sriwijaya FC yang sempat tertekan dapat keluar dari tekanan pemain Arema Cronus. Melalui Titus Bonai, Musafri dan Patrice Wanggai, perlahan-lahan Laskar Wong Kito ini berhasil membuat barisan pertahanan Arema Cronus berjuang keras. Bahkan di babak pertama ini, Juan Revi dan Hasyim Kipuw telah mengantongi kartu kuning akibat permainan keras mereka.

Pelatih Arema Cronus tidak mau kekuatannya berkurang akibat kartu merah. Hasyim Kipuw kemudian ditarik keluar dan digantikan oleh Benny Wahyudi, dan Juan Revi juga ditarik keluar digantikan oleh I Gede Sukadana.
Namun sayang, pergantian ini harus dibayar mahal oleh Arema Cronus, karena akibat kesalahan Sukadana, Asri Akbar berhasil melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-42. Tembakan Asri Akbar yang menyusur tanah dan mengarah ke sudut kanan gawang tidak berhasil ditepis oleh Kurnia Meiga.

Memasuki babak kedua, Arema Cronus kembali tampil menyerang. Di menit ke-47, Gonzales hampir membuat gol melalui tandukan kepalanya, namun sayang, sundulannya yang keras mengarah tepat ke kaki penjaga gawang Sriwijaya FC yang dijaga oleh Dian Agus.
Arema Cronus baru berhasil menyamakan kedudukan setelah Lancine Kone berhasil merobek gawang Sriwijaya FC dengan tendangan saltonya. Kedudukan 1-1 ini membuat asa Arema untuk lolos ke babak final kembali ada. Namun sayang, para pemain Arema Cronus bermain kurang sabar.

Sriwijaya FC yang bermain lebih sabar akhirnya berhasil mencetak gol kedua akibat lengahnya lini tengah Arema Cronus. Musafri yang berpindah posisi dari sayap kanan ke posisi penyerang berhasil mencetak gol setelah berhasil memanfaatkan umpan terukur dari Ramadhana. Gol ini membuat para pemain Arema Cronus tersentak dan kemudian mencoba bangkit. Namun sayang usaha Arema Cronus untuk menyamakan kedudukan kandas, dan pertandingan semifinal Piala Presiden 2015 ini berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Sriwijaya FC.

Pertandingan final Piala Presiden 2015 akan digelar pada tanggal 18 Oktober 2015 dengan mempertemukan Persib Bandung vs Sriwijaya FC.