logo manchester united
logo manchester united

Nilai saham Manchester United dalam 4 bulan terakhir berusaha untuk kembali bangkit setelah sebelumnya di pertengahan bulan Maret, saham Manchester United jeblok dan terjun bebas.

Harga saham Manchester United di bursa saham Amerika Serikat sempat menembus harga 16,5 poundsterling di awal tahun 2020. Saat itu nilai Manchester United ditaksir memiliki kekayaan hingga Rp 55,3 triliun.

Namun catatan manis di lantai bursa saham tersebut harus berakhir dengan cepat akibat pandemi virus corona yang menyerbu seluruh dunia.

Akibat virus corona yang menyebar begitu cepat dan membuat angka kematian penderitanya meningkat tajam membuat otoritas tertinggi Liga Inggris mengambil langkah cepat untuk menghentikan semua kompetisi, termasuk juga kompetisi Premier League.

Tidak adanya pertandingan, berarti tidak ada penonton, dan juga tidak ada iklan yang masuk di stadion, dan imbas lainnya tentu saja harga saham MU di bursa saham juga mengalami penurunan.

Harga saham Manchester United saat bulan Maret dijual seharga 10,7 poundsterling per lembarnya, dan nilai MU pun turun sebesar 1 miliar poundsterling. Nilai Manchester United pun ditaksir turun hingga setara Rp 36,8 triliun.

Turunnya nilai saham Manchester United ini sempat membuat dunia sepak bola dan bursa saham dunia setelah salah satu pangeran kerajaan Arab Saudi yang bernama Mohammed bin Salmad dikabarkan tertarik untuk membeli Manchester United.

Berita Sportnews

KOMENTAR KAMU

Please enter your comment!
Isikan nama kamu di sini