Balap MotoGP Malaysia 2015 yang digelar di Sirkuit Sepang Malaysia pada hari Minggu kemarin (25/10/2015) berakhir dengan drama kecelakaan Marc Marquez yang jika dilihat dari layar kaca akibat aksi dorong kaki Rossi ke Marquez. Namun benarkah seperti itu?

Kedua pebalap MotoGP berbeda generasi tersebut memang telah terlibat persaingan ketat sejak bendera start dikibarkan, Pedrosa yang berada di pole position mampu menjaga posisinya, dan kemudian disusul oleh Marquez dan Rossi. Lorenzo yang menjadi pesaing utama Rossi dalam perebutan gelar berada di posisi keempat.

Empat lap berlalu, Lorenzo yang berada di posisi keempat telah berada di depan Marquez dan sukses membuntuti Dani Pedrosa yang tetap berada di posisi terdepan. Dan aksi salip menyalip memperebutkan posisi ketiga antara Rossi Vs Marquez pun terjadi di sini. Rossi yang ingin menjaga jarak poinnya dengan Lorenzo semakin jauh harus menghadapi Marquez yang ingin naik podium ketiga.

Namun sayang, di menit ketujuh, Marquez harus tersungkur jatuh setelah sebelumnya di berhasil mendahului Rossi, dan memotong pergerakan Rossi, namun Rossi tak tinggal diam, diapun membalas membalap Marquez, dan senggolanpun terjadi. Rossi yang merasa terganggu terlihat menggerakkan kakinya dan berakibat membuat Marquez tersungkur jatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan.

Melalui Crash.net, Rossi mengatakan bahwa dia tidak ingin membuat Marquez jatuh dan tidak ada niatan untuk menendang Marquez.
Rossi mengatakan agar para penggemar motoGP melihat tayangan ulangnya dari kamera helikopter, sama seperti saat dia menjelaskannya kepada Race Direction.

“Jika kalian melihat gambarnya lagi, seperti yang saya lakukan di Race Direction, frame demi frame, dan lihatlah dari kamera helikopter. Dengan kamera helikopter, kalian bisa melihat lebih jelas karena dari samping terlihat seperti saya menendang dia,”
“Ketika saya melambat, melambat, dan melambat, lalu saya memasuki jalurnya, kami bersenggolan. Dia menyenggol dengan handlebar motornya dan menyentuh kaki kiri saya. Itu yang membuat dia kecelakaan,” kata Rossi.

“Jika dilihat ulang, ketika kaki saya bergerak, Marquez sudah miring, dia sudah jatuh. Lagi pula, jika saya ingin menendang dia, saya bisa melakukannya 20-30 meter sebelumnya karena kami sudah dekat,”

The Doctor, julukan Valentino Rossi saat ini telah dijatuhi hukuman penalti tiga poin, yang berarti akan membuatnya harus start di posisi paling belakang sendiri di seri terakhir MotoGP Valencia, Race Direction tidak mencabut 16 poin yang telah didapat Rossi di MotoGP Sepang.

Berita Bola Terbaru

Berita Bola Terbaru Selengkapnya...