Tanggapi Hasil Final Euro 2020, Luke Shaw: Kami Kalah dan Menang Sebagai Tim

Hasil akhir final Euro 2020 memang tidak berpihak pada Timnas Inggris.

Inggris yang menghadapi Italia di partai final Euro 2020 harus bertekuk lutut melalui adu penalti dengan skor 3-2. Adu tendangan penalti harus dilakukan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit.

Inggris sejatinya memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara Euro 2020 karena sempat unggul 1-0 terlebih dahulu di saat pertandingan baru masuk di menit ke-2.

Pemain Inggris yang berhasil menjebol gawang Italia tersebut adalah bek kiri Timnas Inggris yang saat ini memperkuat Manchester United, Luke Shaw.

Namun Inggris tidak dapat mempertahankan keunggulan 1-0 tersebut hingga akhir pertandingan karena Italia yang bermain tenang mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kekalahan Inggris dari Italia ini mendapatkan sorotan tajam dari para fans Inggris. Terlebih lagi dua dari tiga pemain yang gagal mencetak gol di babak adu penalti adalah para pemain Manchester United, yakni Marcus Rashford dan Jadon Sancho yang merupakan salah satu pemain MU yang bergabung di musim ini. Sementara satu pemain lainnya yang gagal adalah Bukayo Saka, pemain muda Arsenal yang masih berusia 19 tahun.

Kegagalan dan kekalahan Timnas Inggris inipun akhirnya memunculkan banyak hujatan berbau rasis kepada ketiga pemain muda ini.

Luke Shaw yang merupakan salah satu punggawa Timnas Inggris akhirnya angkat bicara dan menjadi garda terdepan untuk membela ketiga rekannya ini.

“Kita bermain sebagai tim, menang sebagai tim dan kalah sebagai tim.” ungkap Luke Shaw seperti yang dilansir dari laman resmi Manutd.com.

“Tidak ada yang namanya yang harus bertanggung jawab secara individu” lanjut pencetak gol bagi Timnas Inggris ini.

“Hasil ini tentu sangat mengecewakan dan bukan hasil akhir yang juga kami inginkan. Kami sangat percaya diri pada hari itu, merasa salam kondisi yang baik dan menuju jalan yang benar untuk mendapatkan gelar juara. Timnas Inggris sudah menciptakan sejarah dengan mencapai final Piala Eropa untuk pertama kalinya” lanjut pemain belakang Manchester United ini.

“Kami semua benar-benar patah hati dan itu sangat menyakitkan. Skuad secara umum, kebersamaan pasti ada, jelas Anda bisa melihat bahwa bahkan setelah pertandingan dengan kerumunan itu, cara kami dengan para pemain yang ketinggalan, kami semua bersama di sana. Kami menang sebagai tim, kami kalah sebagai tim, kami semua kalah malam ini.” tutup Luke Shaw.

Tinggalkan komentar