Virus Corona Belum Mereda, Gaji Pemain Liga Inggris Akan Dipotong

Wabah virus Corona yang belum mereda yang membuat kompetisi Liga Inggris diliburkan dari sebelumnya hingga tanggal 3 April menjadi 30 April membuat wacana untuk memotong gaji para pemain Liga Inggris dipotong menyeruak.

Seperti yang dilansir oleh espn.com, para petinggi Premier League akan berdiskusi dengan 20 tim papan atas untuk membahas kemungkinan pemotongan gaji para pemain.

Sebelumnya, tim-tim Liga Inggris seperti Manchester United, Arsenal dan Crystal Palace telah berkomitmen untuk tetap membayarkan gaji semua staf hari pertandingan dan non-pertandingan selama beberapa minggu mendatang.

Namun dengan diperpanjangnya libur kompetisi akibat virus corona dan adanya kebijakan untuk melakukan Work From Home, tentu biaya-biaya yang akan ditanggung oleh klub akan semakin besar, karena pemasukan dari tiket penjualan dan dari sponsor saat pertandingan berkurang drastis, sementara biaya untuk membayar gaji pemain juga masih terus berjalan.

Karena itulah, solusi untuk memotong gaji para pemain akhirnya timbul, meskipun keputusan untuk memotong gaji para pemain tersebut harus disahkan oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional yang ada di Inggris.
Penolakan pemotongan gaji dari para pemain sepertinya juga akan menjadi tugas tersendiri bagi para klub.

Sebelumnya, salah satu klub Bundesliga Jerman, Borussia Dortmund, telah mengumumkan bahwa mereka akan memotong gaji para pemain untuk meringankan beban keuangan klub akibat krisis yang diakibatkan oleh virus corona.

Tinggalkan komentar