Alfin Lestaluhu, Pemain Timnas U-16 Indonesia Meninggal Dunia

Alfin Lestaluhu, Pemain Timnas U-16 Indonesia yang membawa TImnas U-16 lolos ke kualifikasi Piala Asia U-16 meninggal dunia setelah menjadi korban gempa Ambon beberapa waktu lalu.

foto alfin lestaluhu, pemain timnas u-16 indonesia yang meninggal dunia
foto alfin lestaluhu, pemain timnas u-16 indonesia yang meninggal dunia

Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia setelah tersiar kabar jika salah satu putra terbaik Indonesia di bidang olahraga sepak bola, Alfin Lestaluhu meninggal dunia.

“Telah berpulang menghadap Sang Pencipta, Alfin Farhan Lestaluhu. Selamat jalan, Alfin, terima kasih atas segala perjuanganmu untuk nama harum Indonesia.#RIPAlfin” tulis akun Twitter resmi PSSI.

Pemain Timnas U-16

Alfin Lestaluhu bermain sebagai bek kanan di Timnas U-16 Indonesia. Penampilan terakhirnya bersama Timnas U-16 yang dilatih oleh Bima Sakti adalah saat tampil di Kualifikasi Piala Asia U-16.

Alfin turut serta mengantarkan Timnas U-16 lolos ke turnamen Piala Asia U-16.

Bahkan saat pertandingan melawan Filipina di laga grup G, Alfin Lestaluhu turut serta menyumbangkan satu gol untuk membawa Timnas U-16 Indonesia menang atas Filipina dengan skor 4-0.

Sebelumnya, Alfin Lestaluhu juga bermain apik saat bermain untuk Timnas U-16 Indonesia di Piala AFF U-16 2018.

Pada saat turnamen tersebut, Timnas U-16 Indonesia berhasil menduduki peringkat ketiga.

Sakit Karena Gempa Ambon

Dua hari setelah ikut mengantarkan Timnas U-16 Indonesia lolos ke Kualifikasi Piala Asia U-16, Alfin Lestaluhu pulang ke tempat asalnya di Kota Ambon.

Hanya berselang dua hari setelah pulang ke kota asalnya, gempa dengan magnitudo 6,8 mengguncang kota Ambon dan pemain Timnas U-16 Indonesia yang berusia 15 tahun ini menjadi salah satu korban gempa tersebut.

“Setelah (Alfin dari Bandara), besoknya itu gempa dan masih bisa untuk evakuasi keluar rumah ke gunung. Mungkin yang bikin Alfin drop itu tidurnya tidak betul dan makan tidak teratur, dia susah makan. Tidak ada benturan saat gempa. Waktu di pengungsian juga gempa masih ada terus. Dua jam sekali gempa, mungkin itu yang bikin kesehatannya terganggu,” ungkap Ayah Algin Lestaluhu seperti yang dikutip dari Fox Sports.

Usai gempa Alfin memang mengeluhkan sering sakit kepala dan setelah diperiksa secara intensif, Alfin dinyatakan menderita gangguan selaput otak yang membuat tubuhnya tidak bisa menerima makanan.

PSSI yang mendengar kabar tersebut kemudian berinisiatif membawa salah satu pemain masa depan Timnas Indonesia tersebut ke Jakarta untuk menjalani pengobatan secara intensif.

Namun sayang, takdir berkata lain. Tepat kurang lebih hampir sebulan dirawat di Jakarta, Alfin Lestaluhu menghembuskan nafas terakhirnya.

Selamat jalan dan selamat berisitirahat Alfin