pertemuan manajemen persebaya, pemkot surabaya dan bonek
pertemuan manajemen persebaya, pemkot surabaya dan bonek. Credit: Twitter.com/persebayaupdat

Kekhawatiran Bonek akan Persebaya yang tidak bisa bermarkas di Surabaya akhirnya sirna sudah, setelah di pertemuan antara manajemen Persebaya, Pemkot Surabaya dan perwakilan Bonek yang digelar di pagi ini (Kamis, 23/01/2020) menghasilkan kesepakatan bahwa Persebaya masih bisa menggunakan Gelora Bung Tomo dan Gelora 10 November untuk mengarungi musim kompetisi Liga 1 2020.

Dalam pertemuan antara manajemen Persebaya, Pemkot Surabaya dan perwakilan Bonek yang digelar di kantor Dispora Surabaya telah menghasilkan tiga poin penting, yaitu:

  1. Selama rumput lapangan belum dibongkar, lapangan bisa digunakan & pertandingan bisa dilangsungkan di stadion Gelora Bung Tomo, sampai dengan akhir Juli 2020
  2. Pada minggu kedua Juni akan dirapatkan lanjutan berkaitan dengan persiapan penggunaan Gelora 10 November
  3. Persebaya dapat melakukan pertandingan di kota Surabaya baik di Gelora Bung Tomo atau Gelora 10 November dengan memperhatikan ketentuan nomor 1 dan 2 di atas selama tahun 2020

Ketiga poin tersebut kemudian disepakati dan ditandatangi oleh seluruh perwakilan yang hadir dan yang berkepentingan.

Dengan adanya kesepakatan ini pihak Persebaya Surabaya seperti yang dilansir dalam akun Twitter resminya mengatakan jika adanya kabar baik (adanya kesepakatan Persebaya boleh bermain di Surabaya) ini semoga akan menjadi langkah awa; yang indah untuk Persebaya dalam menjalani musim kompetisi Liga 1 2020.