Foto Manchester City saat juara Premier League
Foto Manchester City saat juara Premier League

Manchester City mendapatkan hukuman yang sangat keras dari UEFA yaitu dilarang tampil di kompetisi antarklub Eropa termasuk Liga Champions dan Liga Eropa selama dua musim kedepan.

Hukuman berat yang diterima Manchester City ini berlaku hingga musim 2022-2023 mendatang.

Manchester City Langgar Aturan Financial Fair Play

UEFA menjatuhi hukuman larangan bermain bagi Manchester City di kompetisi Liga Champions dan Liga Eropa karena Manchester City terbukti melakukan pelanggaran serius mengenai aturan Financial Fair Play.

Adjudicatory Chamber mengatakan jika klub berjuluk The Citizens tersebut bersalah karena mengelabui badan tertinggi sepakbola Eropa dengan cara menggelembungkan pendapatan sponsor yang diterima oleh The Citizens pada tahun 2012 sampai 2016.

“Setelah mempertimbangkan semua bukti, ditemukan bahwa Manchester City Football Club melakukan pelanggaran serius terhadap perizinan klub UEFA dan pelanggaran atas pendapatan sponsor yang dikirimkan ke UEFA antara 2012-2016,” tulis UEFA dalam sebuah pernyataan seperti dilansir surat kabar Associated Press.

Manchester City Tidak Bersikap Kooperatif

Selain mendapatkan hukuman dilarang bermain di kompetisi antarklub di Eropa, Manchester City juga mendapatkan hukuman harus membayar denda sebesar 30 juta Euro.

Hukuman denda berupa uang dan larangan bermain di Liga Champions dan Liga Eropa ini juga diakibatkan karena klub sekota Manchester United ini dinilai gagal bersikap kooperatif selama penyelidikan yang dilakukan UEFA berlangsung.

Manchester City Melawan

Manchester City sendiri dikabarkan akan melawan keputusan yang memberatkan ini.

Melalui situs resminya, Manchester City akan mengajukan banding kepada CAS sesua dengan hak yang diterimanya.

“Ini adalah kasus yang dimulai, dituntut, dan diputuskan oleh UEFA. Dengan selesainya proses prasangka ini, maka klub akan mencari penilaian yang tidak memihak secepat mungkin. Dan karena itu, akan memulai proses secepatnya di CAS.” tulis Manchester City di situs resmi mereka.