Ternyata Ini Alasan Timnas U-19 Lakukan Ujicoba Terakhirnya Di Kota Jember

Timnas U-19 Indonesia telah menjalani pertandingan ujicobanya yang terakhir sebelum berlaga di babak Kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan dengan hasil imbang 0-0 dengan klub Persid Jember.

Persid Jember yang memiliki julukan Macan Raung berhasil menerapkan strategi yang dapat menahan agresivitas pemain-pemain Timnas U-19 untuk tidak membobol gawang Persid Jember.

Manajer Persid Jember Septafani Rahmansyah, mengaku sangat bangga dengan perjuangan para pemain Persid Jember dalam menghadapi skuat Indra Sjafri tersebut.

“Saya salut dengan perjuangan pemain, kemarin Thailand bisa dihajar 3-0, kita di sini bisa menahan 0-0. Walaupun memang ada strategi dari timnas di babak pertama tidak menurunkan pemain terbaiknya. Tapi babak kedua, pemain terbaiknya semua, tetap tidak bisa membuat gol” ungkap Fani seperti yang dilansir oleh Bola.net (21/10/2017).

Namun ternyata, hasil yang didapatkan oleh Persid Jember dan Timnas U-19 bukanlah prioritas utama dalam pertandingan uji coba tersebut.

Fani mengatakan dengan adanya momen Timnas U-19 ke kota Jember, masyarakat Jember akan dapat terhibur dan sekaligus memotivasi pemain muda Jember agar bisa bersemangat untuk menjadi bagian dari skuat Timnas U-19 ataupun skuat Timnas senior seperti yang telah dilakukan kakak-kakaknya seperti Bayu Gatra dan Slamet Nur Cahyo.

“Ini kan momen timnas ke sini, jadi pemain muda kita harapannya bisa menjadi pemain profesional, bisa mencontoh kakak-kakaknya seperti Bayu Gatra dan Slamet Nur Cahyo” jelas Manajer Persid Jember tersebut.

Pertandingan ujicoba ini sendiri dimanfaatkan oleh Pelatih Timnas U-19, Indra Sjfri sebagai ajang untuk melihat kondisi terakhir skuat Timnas U-19.

Seusai pertandingan tersebut, Timnas U-19 akan berada di Lembang, Jawa Barat untuk melakukan adaptasi cuaca sebelum berangkat ke Korea Selatan dan melakoni laga kualifikasi Piala Asia U-19 bersama tuan rumah Korea Selatan, Malaysia, Timor Leste dan Brunei Darussalam.