Tak Pandang Usia, Juventus Akan Perpanjang Kontrak Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon tidak lagi berusia muda, penjaga gawang Juventus ini telah berusia 42 tahun, namun siapa sangka ternyata Juventus masih akan memperpanjang kontrak Gianluigi Buffon.

Meskipun saat ini Gianluigi Buffon sudah berusia sangat senja untuk ukuran seorang pemain sepak bola, namun kemampuan Gianluigi Buffon dalam menjaga kondisi fisik dan stamina patut menjadi teladan bagi pemain lain.

Penjaga gawang legendaris Juventus ini juga masih memiliki ambisi untuk dapat memenangkan lebih banyak trofi dan memecahkan sederetan rekor lain.

Rekor terbaru Gianluigi Buffon di Liga Italia adalah menyamai catatan penampilan terbanyak dalam sejarah Serie A.
Buffon masih memiliki kesempatan melebihi catatan milik Paolo Maldini tersebut jika Liga Serie A kembali bergulir ataupun jika Gianluigi Buffon memperpanjang kontrak bersama Juventus.

Atas dasar stamina yang masih prima dan ambisi yang dimiliki Buffon yang masih besar itulah akhirnya Juventus pun mempertimbangkan untuk memperpanjang kontrak Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon Cinta Mati Juventus
Gianluigi Buffon memiliki rasa cinta yang luar biasa kepada Juventus. Pahit manis dan suka duka bersama Juventus pernah dirasakan oleh mantan penjaga gawang Timnas Italia ini.

Saat Juventus terdegradasi ke Serie B beberapa tahun lalu, alih-alih Buffon mencari tim lain, pemain ini justru memilih untuk tetap bertahan di Juventus dan berjuang untuk dapat mengembalikan Juventus berlaga lagi di kompetisi kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.

Meskipun pernah membela klub lain selain Juventus pada musim 2018 lalu, namun Buffon tak bisa mengelak jika ternyata klub yang selalu ada di hatinya adalah Juventus.

Setahun membela PSG, Buffon pun kemudian kembali ke Juventus.

“Kembali ke Juve adalah hal yang alamiah,” kata Buffon. “Pada akhirnya, saya memiliki tahun yang indah di Paris dan saya harus mengatakan bahwa saya membutuhkannya untuk menjalani penyegaran diri.”

“Namun jelas bahwa kontak dengan Juve selalu ada, dengan Presiden, dengan Fabio Paratici, dan teman-teman lama. Saya bermain semusim di luar Italia tanpa memotong tali komunikasi.” ungkap Gianluigi Buffon seperti yang dilansir oleh Goal.com

Saat kembali dari Paris Saint-Germain, Gianluigi Buffon menolak untuk menjadi kapten tim menggantikan Giorgio Chiellini dan menolak menggunakan kostum No.1 yang sudah dipergunakan oleh Wojciech Szczesny.
Sikap inilah yang akhirnya membuat Gianluigi Buffon menjadi pemain yang sangat disegani dan menjadi panutan di kamar ganti Juventus.

Tinggalkan komentar