Meskipun Sudah Kalah WO, Namun Mitra Kukar Masih Bisa Batalkan Pesta Juara Bhayhangkara FC

Bhayangkara FC berhasil memantapkan langkahnya untuk meraih gelar juara Liga 1 2017 seusai mengalahkan Madura United dengan skor 3-1 di Stadion Bangkalan, Madura pada hari Rabu kemarin (8/11/2017).

Langkah juara Bhayangkara FC tersebut semakin mantap setelah mendapatkan tambahan tiga poin setelah PSSI memberikan kemenangan WO Bhayangkara FC atas Mitra Kukar dengan skor 3-0 akibat kesalahan tim official Mitra Kukar yang memainkan Sissoko yang masih mendapatkan hukuman tambahan larangan bermain.

Namun meskipun sudah ada di depan pintu juara, pihak PT Liga Indonesia Baru melalui Chief Operation Officernya, Tigor Shalom Boboy tetap belum mau merilis pernyataan yang menyatakan juara Liga 1 2017 adalah Bhayangkara FC.

“Bhayangkara FC belum resmi jadi juara,” ujar Tigor seperti yang dilansir oleh Superball.id (8/11/2017).

Meskipun Bhayangkara FC saat ini telah unggul atas Bali United dan di atas kertas meskipun nantinya poin Bhayangkara FC dan Bali United sama namun Bhayangkara FC tetap layak mendapatkan posisi teratas karena unggul head to head atas Bali United.

Belum diputuskannya Bhayangkara FC menjadi juara Liga 1 musim ini dikarenakan PSSI masih membuka pintu banding bagi Mitra Kukar, dan jika banding Mitra Kukar diterima tentu saja poin Bhayangkara FC yang ada saat ini dapat berkurang.

Sebelas dua belas dengan yang dikatakan oleh COO PT Liga Indonesia Baru, pihak PSSI pun masih akan menunggu posisi klasemen Liga 1 hingga pekan ke-34 hari Minggu mendatang.

“Kami dari federasi hanya bisa menyimpulkan seperti itu. Semua ini kita lihat bersama pada akhir pekan ini siapa yang akan keluar sebagai juara,” kata Tisha yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha seperti yang dilansir oleh Kompas.com (9/11/2017).